3 Rekomendasi Obat Kapsul Antibiotik untuk Mengatasi Diare

by:

KesehatanParenting

Irshady – Pada umumnya diare terjadi karena adanya infeksi virus, bakteri, dan juga parasite yang menyerang saluran pencernaan. Permasalahan diare ini biasanya akan cepat sembuh jika penderitanya rutin mengonsumsi cairan dan beristirahat. Namun pada beberapa kasus diare yang parah, Anda membutuhkan penanganan dokter salah satunya adalah dengan pemberian antibiotik.

Pemberian probiotik kapsul Antibiotic Associated Diarrhea sendiri tidak bisa sembarangan. Hal ini dikarenakan fungsi antibiotik yang dapat membunuh bakteri sehingga penggunaanya hanya bisa dilakukan untuk mengobati permasalahan diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

probiotik kapsul Antibiotic Associated Diarrhea

Rekomendasi Antibiotik untuk Mengatasi Diare

Karena antibiotic memiliki efek samping yang dapat mengganggu saluran pencernaan, maka dokter hars melakukan diagnosis yang benar terlebih dahulu apakah diare yang terjadi disebabkan oleh pasien atau karena penyebab lain. Jika diare benar-benar disebabkan oleh infeksi bakteri, maka ada beberapa jenis probiotik kapsul Antibiotik Associated Diarrhea yang direkomendasikan.

1. Cefixime

Cefixime merupakan jenis antibiotic golongan sefalosporin yang bisa digunakan untuk melawan bakteri yang menginfeksi usus. Pada beberapa penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 menunjukkan bahwa antibiotic cefixime sangat manjur untuk mengatasi diare. Pasien penderita diare yang mengonsumsi diare dapat membaik setelah 55 jam pasca konsumsi obat.

2. Metronidazole

Untuk kasus diare yang disebabkan oleh infeksi parasite giardiasis, maka antibiotic metronidazole bisa menjadi rekomendasinya. Umumnya dokter merekomendasikan antibiotik ini dengan resep 250-750 mg yang diminum 3 kali sehari. Beberapa efek samping yang ditimbulkan setelah pengonsumsian metronidazole antara lain kepala pusing dan juga kembung.

3. Levoflaxcin

Levoflaxcin merupakan antibiotic yang juga bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan diare yang disebabkan oleh adanya infeksi bakteri. Antibiotik ini biasanya diresepkan dokter dalam bentuk dosis tunggal tanpa adanya kombinasi dengan obat yang lain. Levoflaxcin biasanya mampu mengatasi diare setelah 6-9 jam pasca pemberian obat.

Untuk bisa mendapatkan produk antibiotik yang sesuai dengan penyebab diare, maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Untuk mendapatkan berbagai informasi kesehatan lainnya terkait gangguan pencernaan anak supaya sehat, Anda juga bisa mengunjungi website www.guesehat.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *