8 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Pinjaman Online

by:

InformasiKeuanganTips dan Trik

Irshady – Persyaratan dalam melakukan pinjaman online tidaklah sulit dan rumit. Anda juga tidak perlu meluangkan waktu untuk bertatap muka dalam mengajukan pinjaman. Selain prosesnya yang mudah, pinjaman uang secara online juga memiliki persyaratan yang mudah. Anda tidak perlu memiliki jaminan apapun agar pinjaman yang Anda ajukan bisa disetujui.

Pinjaman uang secara online memang mudah. Apalagi sekarang ini masyarakat dimanjakan dengan banyaknya pilihan produk pinjaman ini. Penawaran yang diberikan pun beragam. Tidak heran jika kemudian banyak masyarakat yang menggunakan layanan ini ketika membutuhkan dana tunai yang bisa cair dengan cepat tanpa memerlukan jaminan.

Cukup dengan mengunduh aplikasi penyedia layanan pinjaman secara online dan memenuhi persyaratan yang diajukan, Anda sudah bisa mendapatkan dana tunai yang langsung dikirim ke rekening pribadi Anda. Prosesnya sangat mudah dan cepat. Namun Anda sebagai calon nasabah pinjaman uang secara online perlu memerhatikan beberapa hal sebelum mengajukan pinjaman.

pinjaman online

Perhatikan Ini Sebelum Melakukan Pinjaman Secara Online

Nah, bagi Anda yang ingin mengajukan pinjaman online, sebaiknya Anda perhatikan hal-hal penting berikut ini.

1. Besarnya dana yang dipinjam

Cari tahu mengenai batas maksimal dana pinjaman yang dapat diberikan. Untuk hal ini, Anda perlu melakukan riset pada berbagai perusahaan penyedia layanan untuk mendapatkan informasi. Riset ini penting agar Anda dapat menentukan penyedia layanan yang memberikan pinjaman sesuai dengan kebutuhan Anda. Namun juga jangan lupa sesuaikan kebutuhan dengan profil keuangan Anda agar tidak terjadi gagal bayar.

2. Perhitungkan bunga yang dibebankan

Kredit tidak bisa terlepas dari bunga. Begitu juga yang terjadi pada pinjaman secara online. Dilakukan secara online bukan berarti pinjaman tidak mengandung bunga. Beberapa perusahaan penyedia layanan bahkan mematok bunga yang terlalu untuk produk pinjamannya.

Secara umum, bunga pinjaman uang secara online adalah sekitar 3 – 4% per bulan. Bunga ini akan sangat mempengaruhi cicilan bulanan yang harus Anda bayarkan. Karena itu, cari tahu mengenai bunga yang ditetapkan oleh suatu perusahaan penyedia layanan. Pilih penyedia layanan yang menawarkan suku bunga paling rendah.

3. Pehatikan biaya lainnya

Selain bunga, nasabah pinjaman uang secara online juga dibebankan biaya-biaya lainnya, yaitu berupa :

  • Biaya administrasi
  • Biaya provisi
  • Biaya pelunasan lebih awal
  • Biaya materai
  • Biaya keterlambatan angsuran
  • Biaya asuransi
  • Biaya transfer pinjaman

Jadi sebelum memilih penyedia layanan pinjaman, pastikan dulu biaya lain yang dibebankan kepada Anda. Jangan berhenti mencari ketika sudah mendapatkan produk dengan suku bunga yang rendah. Cari tahu jenis-jenis biaya yang lain dan besaran yang harus dibayarkan. Semakin sedikit jenis biaya dan besaran yang harus dibayarkan, semakin sedikit pula beban keuangan Anda.

4. Sesuaikan dengan kemampuan finansial

Mengajukan pinjaman tanpa jaminan tidak berarti Anda bebas mengajukan berapapun dana yang Anda inginkan. Anda perlu menyesuaikan dengan kondisi keuangan. Perhatikan angsuran per bulannya, apakah Anda sanggup membayarkan jumlah cicilan tersebut setiap bulan. Anda harus bertanggung jawab dengan pilihan yang Anda ambil.

Jangan sampai cicilan per bulannya mengambil lebih dari 30% dari total penghasilan Anda per bulan. Jika itu terjadi, pos-pos pengeluaran yang lain akan terganggu dan kebutuhan harian Anda bisa jadi tidak terpenuhi.

Oleh karena itu, besaran dana pinjaman harus disesuaikan dengan kemampuan finansial Anda. Jangan terlalu berlebihan apalagi jika tujuannya untuk konsumsi.

5. Persyaratan pengajuan

Pinjaman online biasanya memiliki persyaratan yang mudah. Namun tidak semuanya. Ada juga penyedia layanan yang memberikan persyaratan yang cukup banyak ketika Anda ingin mengajukan pinjaman.

Ada perusahaan penyedia layanan yang memiliki perysaratan mudah namun mematok bunga yang terlalu tinggi. Ada yang memiliki suku bunga rendah namun dengan persyaratan yang cukup rumit, seperti memiliki pekerjaan tetap hingga memiliki jaminan untuk pengajuan pinjaman.

Anda tinggal memilih, pinjaman dengan persyaratan yang mudah atau yang sulit. Semua pilihan memiliki konsekuensi. Karena itu, pilihlah dengan cermat.

6. Cari review dari pengguna lain

Selain mencari tahu tentang tingkat suku bunga dan biaya lain yang dibebankan, Anda juga sebaiknya mencari tahu review dari para pengguna lain. Review ini sangat berguna bagi Anda karena merupakan ulasan paling jujur yang bisa Anda dapatkan. Dari review-review tersebut, Anda bisa menilai seberapa kredibel penyedia layanan tersebut, masalah-masalah yang pernah dihadapi oleh pengguna, dan bagaimana pelayanan yang diberikan.

7. Cara pembayaran angsuran

Cara membayar angsuran juga perlu diperhatikan. Biasanya pihak penyedia layanan akan memberikan pilihan cara pembayaran, melalui transfer bank melalui ATM, menyetor ke teller, mobile banking, internet banking, hingga autodebet. Cara pembayaran autodebet bisa jadi cara pembayaran yang tepat karena bisa menghindarkan Anda dari terlambat membayar angsuran.

8. Pastikan terdaftar di OJK

Yang paling penting adalah pastikan perusahaan penyedia layanan pinjaman online tersebut terdaftar di OJK. Hal ini penting karena menyangkut legalitas perusahaan serta etika dan aturan yang dijalankan. Anda sebagai konsumen juga akan mendapatkan perlindungan jika memilih perusahaan yang sudah jelas legalitasnya.

Demikian hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pinjaman online. Jika Anda tertarik melakukan pinjaman uang secara online melalui CekAja.com atau ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang hal ini, Anda bisa langsung klik laman berikut https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *