Apa Itu Stop Kontak dan Bagaimana Cara Memasangnya?

by:

InformasiTeknologiTips dan Trik

Irshady – Stop kontak, bagi sebagian orang lebih akrab dengan penyebutan saklar. Namun, apakah dua hal ini sama? Dalam bahasa Inggris, benda ini bernama socket outlet yang diartikan sebagai salah satu alat listrik yang biasa dijumpai pada instalasi listrik. Fungsinya sendiri adalah untuk menghubungkan aliran listrik ke berbagai tempat. Lalu, bagaimana cara pasangnya?

stop kontak

Artinya

Jika tadi Anda sudah tahu arti dari benda ini dalam penggunaannya sehari-hari, mungkin Anda mau tahu juga apa arti dari alat ini menurut wikipedia. Arti dari benda ini sebenarnya adlah alat pemutus ketika terjadi kontak antara arus positif, aur negatif, dan grounding pada instalasi listrik.

Mengenal Bagian-Bagiannya

Sebelum Anda mengetahui bagaimana cara memasang peralatan listrik yang satu ini, lebih baik Anda mengenal bagian-bagiannya lebih dulu agar nanti tak salah dalam memasang. Benda ini terdiri dari penjepit ade, bodi penutup, keterangan bahan terminal penjepit, terminal penjepit dan terminal arde yang semuanya bersatu untuk menghubungkan listrik.

Peralatan yang Dibutuhkan untuk Memasangnya

Sebelum memasang benda ini, Anda wajib menyiapkan beberapa peralatan yang dibutuhkan. Peralatan itu terdiri dari test pen yang berguna untuk menguji apakah kabel listrik mengandung setrum atau tidak yang ditandai dengan lampu indikator yang ada di ujungnya. Alat lain yang dibutuhkan adalah MCB yang berfungsi untuk membatasi arus listrik.

Selain itu, alat ini juga berguna sebagai pengaman konstelting dan pengaman dari beban berlebih. Alat lainnya, ada jumper. Alat ini digunakan untuk menyambung dua buah jalur secara langsung dengan kabel. Klem adalah alat selanjutnya.

Alat ini digunakan untuk memastikan kabel tetap kuat dan tidak bergerak dari posisi sebelumnya. Jangan lupa siapkan juga obeng plus dan obeng minus, tang dan juga kabelnya. Untuk berjaga-jaga, siapkan juga isolasi.

Lalu, Bagaimana Cara Memasangnya?

Setelah tahu mengenai stop kontak lebih banyak, selanjutnya barulah Anda bisa memasangnya. Untuk memasangnya, Anda harus tahu dulu ada dua jenis pemasangan yang biasa diterapkan. Pertama, pemasangan di dalam tembok dan kedua adalah pemasangan di luar tembok.

Cara memasang di dalam tembok adalah Anda harus membuat lubang di dinding untuk tempat pemasangan benda ini. Setelah itu, jangan lupa untuk membuat jalur pipa di dinding dari plafon menuju lubang saklarnya. Sebelumnya, Anda harus memastikan dilu sumber listrik sudah benar-benar terputus sebelum melakukan pekerjaan ini.

Bila belum, Anda bisa menurunkan tuas MCB utama lebih dulu ke posisi OFF. Periksa lagi arus listrik dengan testpen lalu pasang pipa jalur untuk kabel. Setelah itu, pasang kabel fasa, netral dan arde di dalam pipa. Ingat, pastikan Anda memasangnya seusai dengan jalur sumber listrik yang sudah ada untuk mempermudah.

Langkah selanjutnya adalah tinggal tempelkan saklarnya pada lubang yang sudah dibuat lalu potong ujung kabel seperlunya dan kupas untuk mendapatkan inti kabel. Lanjutkan dengan memasang kabel fasa, netral dan arde pada baut terminal dengan posisi yang tepat. Langkah selanjutnya, Anda hanya perlu memastikan baut pengikat kabel sudah terpasang benar.

Selain itu, pastikan juga tak ada inti kabel yang bersentuhan dengan kabel lain untuk menghindarkan konsleting. Pasang penutupnya. Bila semua sudah terpasang dengan benar, maka Anda sudah bisa mencobanya. Sedangkan untuk pemasangan di luar tembok, caranya jauh lebih sederhana dibanding cara di dalam ini.

Nah, sudah paham mengenai apa itu stop kontak dan bagaimana cara memasangnya, kan? Sebenarnya, Anda bisa memasangnya sendiri di rumah, kok! Bila Anda mencari saklar dengan spesifikasi terbaik dan paling aman, coba cek di Jakmall saja. Ada banyak pilihan yang bisa Anda ambil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *