Bisnis Sampingan Yang Cocok Untuk Ibu Rumah Tangga

Irshady – Seiring zaman yang makin maju, jumlah kebutuhan pun semakin banyak. Alhasil, biaya sehari-hari bisa membengkak. Sebagai ibu teladan, lebih baik kamu memiliki bisnis sampingan …

by:

BisnisInformasiKeuangan

Irshady – Seiring zaman yang makin maju, jumlah kebutuhan pun semakin banyak. Alhasil, biaya sehari-hari bisa membengkak. Sebagai ibu teladan, lebih baik kamu memiliki bisnis sampingan ibu rumah tangga saja. Biar bisnis sampingan ibu rumah tangga ini bisa mencukupi kebutuhanmu. Bahkan bisa jadi usaha utama, lho. Apa saja?

1. Jualan Pulsa

Barangkali usaha sampingan seperi jualan pulsa masih dianggap remeh. Tapi nyatanya tidak selalu begitu. Untuk menjalankan bisnis ini, kamu hanya perlu modal ponsel dan budget minim untuk tampungan saldo. Tidak perlu repot-repot bikin tempat khusus di pinggir jalan segala. Cukup dikerjakan dari rumah, kamu sudah bisa menghasilkan.

Pahami kenyataan ini. Setiap hari pasti ada yang beli ponsel. Coba hitung berapa orang yang pegang ponsel di daerahmu? Pasti banyak, kan? Setiap yang berponsel, pasti perlu pulsa agar ponselnya bertahan hidup. Kalau kamu termasuk berjiwa sosialita tinggi, rasanya sangat mudah untuk dapat pelanggan pertama.

Kalau usaha sampingan ibu rumah tangga ini menguntungkan, tinggal kompromikan pada suami. Mungkin suamimu banyak urusan di luar. Coba usulkan agar dibuatkan tempat untuk menaruh keperluan pulsa, seperti kartu. Kalau mau lebih keren lagi, tambahkan aksesori lain. Jangan lupa rekrut teknisi ponsel biar usahamu makin moncer.

2. Jahit Pakaian

Usaha bisnis sampingan ibu rumah tangga ini perlu tingkat kesabaran yang cukup tinggi. Setiap ibu rumah tangga pasti punya sisi kesabaran itu. Di desa, saat ini sudah banyak bermunculan cabang konfeksi yang lahir dari daerah perkotaan. Tujuannya sih biar usahanya lebih luas. Kalau kamu hanya punya teknik dasar menjahit, ikut saja.

Di konfeksi, kamu akan banyak berkumpul dengan ibu rumah tangga yang lain. Konfeksi di kota dengan desa itu beda, ya. Kalau di kota biasanya sudah ada jam kerja yang mengatur. Tapi kalau di desa cenderung bebas. Uang diterima berasal dari seberapa cepat kamu menjahit pakaian.

Umumnya, satu pakaian yang diselesaikan, dibayar 5 ribu sampai 10 ribu. Itu kalau kamu hanya punya skill dasar menjahit. Tapi kalau kamu sudah bisa menguasai pola, pemotongan pakaian, dan juga tingkat jahitan yang halus, mending buka usaha sendiri. Percaya atau tidak, selama manusia masih berbaju, bisnis ini tidak akan pernah mati.

3. Usaha Catering-an

Usaha di bidang catering juga patut jadi perhatian. Pasalnya, orang sangat suka dengan kebutuhan yang serba praktis. Mungkin di luar sana banyak yang berpikiran begini, “Wah, di luar hujan deras. Perut lapar. Kalau ke warung makan males. Nanti ngantre. Ah, pesan makanan sajalah.” Wajar saja kan ada yang bilang begitu?

Khusus untuk pebisnis di hotel-hotel misalnya. Mereka juga lebih suka makanan sudah tersedia tanpa repot mencari ke warung-warung. Dengan usaha sampingan ibu rumah tangga ini, kamu wajib membangun jaringan dengan para calon pelanggan. Semakin luas jaringan, maka bukan tidak mungkin bisnismu bisa sukses besar.

Khusus untuk bisnis sampingan ibu rumah tangga di bidang kuliner, sebetulnya biaya atau modal yang harus dikeluarkan tergolong murah. Kamu tinggal bikin saja usaha tersebut di rumah sendiri. Keluarkan semua resep masakan yang kamu kuasai. Soalnya, untuk memulainya, kamu tidak memerlukan jasa pinjaman tanpa jaminan dari pihak lain. Cukup kamu dengan suamimu di rumah. Beres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *