Macam-macam Luka yang Biasa Terjadi dan Penanganannya

by:

InformasiKesehatanTips dan Trik

Irshady – Berdasarkan pengertiannya, luka adalah rusaknya komponen di suatu jaringan, yang mana terdapat substansi jaringan yang rusak bahkan hilang secara spesifik. Selama ini mungkin  kita hanya familiar dengan luka memar yang ditangani dengan obat luka jatuh cepat kering saja, ya. Namun, sebenarnya ada banyak macam-macam luka yang harusnya diketahui beserta penanganannya. Simak ulasan berikut ini sampai selesai.

macam macam luka dan penanganannya

 Luka Tusuk

Ini juga kerap kali terjadi dalam aktivitas sehari-hari, biasanya yang diakibatkan karena tusukan logam. Jika tidak ditangani dengan benar, luka ini bisa menjadi tetanus. Cara penanganannya adalah jangan keburu menarik benda yang menusuk tersebut. Ini bisa menyebabkan perlukaan lain, bahkan bisa kena pembuluh darah. Jika benda sudah dicabut, segera bersihkan luka dengan H2O2, dan didesinfektan. Tutup lubang luka dengan kasa namun pastikan tetap ada aliran udara yang masuk, ya.

Luka Memar

Nah, yang satu ini paling sering terjadi utamanya pada anak-anak. Tak hanya rhinitis alergi yang kapan saja bisa menyerang mereka, penanganan memar pun harus dilakukan dengan benar. Jangan sampai luka memar ini diurut atau ditekan, karena hal tersebut akan membuat robekan di pembuluh darah makin meluas. Cukup bersihkan, kemudian kompres dengan air dingin. Ini bisa kembali merapatkan pembuluh darah yang robek tadi.

Luka Sayat

Luka sayat merupakan luka yang terjadi karena sayatan benda tajam seperti pisau. Luka ini adalah luka yang tipis, namun bisa saja sampai mengeluarkan darah. Penanganan pertamanya adalah dengan memampatkan darah yang keluar lebih dulu. Kemudian, cucilah luka sampai bersih dan beri desinfektan.

Luka Gigitan

Luka gigitan juga sering kali terjadi, sebabnya tentu dari gigitan binatang seperti serangga, ular, dan sebagainya. Untuk gigitan hewan biasa seperti digigit kucing misalnya, maka luka tersebut hanya perlu dibersihkan dan diberi desinfektan. Bila digigit ular, maka hal pertama yang dilakukan adalah mengeluarkan racunnya.

Caranya dengan menekan sekitar luka gigitan hingga darah yang sudah terkena bisa ular dapat dikeluarkan. Selain itu, dianjurkan juga untuk membebat di bagian proksimal dari gigitan ular dengan tujuan mencegah penyebaran bisanya. Jangan menghisap bekas gigitan untuk mengeluarkan darah karena itu berbahaya.

Itulah macam-macam luka yang sering terjadi dan penanganannya, semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *