Perut Kanan Bawah Sering Sakit? Kenali Penyebabnya!

by:

InformasiKesehatan

Irshady – Sakit perut sebelah kanan bawah sering kali menjadi penyebab paling umum pasien berkunjung ke UGD. Nyeri perut di daerah ini biasanya menyerang tiba-tiba dan bisa terus-menerus. Rasa sakit yang muncul bisa tajam ataupun tumpul, terlokalisir atau difus (menyebar). Selain nyeri, pasien juga akan merasakan mual dan muntah, diare, sembelit, kehilangan nafsu makan, demam, dan kembung.

Kelainan atau gangguan dari rasa nyeri ini dapat disebabkan dari bagian usus besar (sekum), kolon asenden, usus buntu, usus kecil, ovarium kanan, tuba falopi, atau ureter kanan. Untuk itu kenali lebih lanjut penyebab rasa nyeri yang terjadi pada perut kanan bawah Anda.

nyeri perut

1. Batu Ginjal & Infeksi Ginjal

Batu ginjal atau nefrolitiasis adalah pembentukan materi keras seperti batu yang berasal dari mineral dan garam dari ginjal. Batu ginjal dapat terjadi di sepanjang saluran urine, mulai dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.

Batu ginjal dapat dipicu oleh berbagai kondisi, seperti kurang minum air putih, obesitas, atau efek operasi pencernaan. Gejala umum yang sering dialami penderita batu ginjal adalah rasa sakit saat buang air kecil, urine berubah warna menjadi merah kecoklatan, terkadang berbau busuk, demam hingga menggigil, mual, muntah, dan sering buang air kecil. Tak jarang penderita merasakan sakit parah di bawah tulang rusuk kanan, menjalar ke pinggang hingga ke perut bagian bawah dan pangkal paha.

Infeksi kandung kemih dapat menyebabkan peradangan dan nyeri. Penyakit ini ditandai dengan nyeri perut bagian bawah, nyeri pinggang dan punggung atau pangkal paha. Penderita akan merasakan dorongan terus menerus untuk buang air kecil dengan rasa sakit dan demam. Terkadang penderita juga mendapati nanah atau darah bercampur pada urine. Jika tidak ditangani dengan baik, infeksi akan menyebabkan kerusakan ginjal. Oleh karena itu, segeralah cari pengobatan medis terbaik agar mencegah komplikasi terjadi.

2. Radang Usus Buntu

Penyakit yang sering terjadi dikalangan masyarakat Indonesia ini memang mengalami gejala sakit perut kanan bawah. Apendisitis atau usus buntu dapat terjadi akibat infeksi atau penyumbatan yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan. Gejala utama yang muncul pertama kali saat menderita usus buntu adalah rasa nyeri pada sekitaran pusar atau tengah-tengah perut bagian atas, kemudian mulai bergeser ke perut kanan bagian bawah.

Selain nyeri, penderita juga akan mengalami demam ringan, mual, muntah, sembelit, diare, ataupun kehilangan nafsu makan. Rasa sakit ini akan terasa lebih tajam setelah beberapa jam dan saat terkena tekanan dalam dan dilepaskan. Rasa sakit yang timbul biasa disebut ‘nyeri lepas’.

Jika ciri ciri di atas benar-benar Anda alami, segeralah kunjungi dokter terpercaya. Jika hasil pemeriksaan positif, maka tindakan terbaik untuk penderita adalah operasi pengangkatan usus buntu.

3. Mittelschmerz

Rasa sakit akibat penyakit ini dapat terjadi pada area perut sebelah kanan bawah atau kiri bawah. Penyakit ini acap kali membuat rancu penderita lantaran gejalanya yang mirip usus buntu. Salah satu ciri nyeri ovulasi terjadi sekitar dua minggu sebelum jadwal menstruasi tiba. Gejala yang timbul dapat berupa kram, sakit mendadak, dan rasa sakit yang menusuk.

Nyeri ovulasi ini tidak tergolong parah, namun terkadang disertai bercak darah dari jalan lahir. Nyeri dapat hilang dengan sendirinya dengan istirahat dan obat penghilang nyeri, tetapi jika disertai demam dan mual, segeralah mencari perhatian medis.

4. Kista Ovarium

Kista Ovarium adalah tumor jinak yang terjadi akibat pembesaran atau benjolan pada ovarium (indung telur). Kista ovarium tergolong sangat umum bagi wanita dan biasa terjadi selama masa melahirkan. Pada beberapa kasus, kista ini tidak dapat menjadi kanker jika tidak ditangani.

Gejala yang sering dirasakan penderita kista ovarium kanan diantaranya nyeri panggul terus menerus, dapat menyebar ke punggung bawah dan paha, kembung, nyeri pada perut bagian bawah, mual, dan muntah. Meskipun sebagian kista ovarium dapat sembuh dengan sendirinya, tetaplah periksakan diri Anda ke dokter jika rasa sakit datang tiba-tiba, sakit perut parah di bagian bawah atau punggung disertai demam dan muntah-muntah.

5. Sembelit

Sembelit sudah menjadi hal yang umum bagi kebanyakan orang. Rasa sakit akibat sembelit terjadi lantaran tidak teraturnya ritme buang air besar (kurang dari 3 kali seminggu). Rasa tegang, kembung, tekanan pada rektum akan menemani rasa sakit perut bagian kanan bawah saat sembelit datang. Rasa sakit akan hilang setelah buang air besar. Untuk itu, penderita perlu mengkonsumsi makanan tinggi serat atau menggunakan obat pencahar agar frekuensi buang air besar kembali normal.

Jika Anda masih belum menemukan jawaban dari rasa sakit yang dialami, segera cari pertolongan medis untuk dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat sebelum terlambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *